REJANG LEBONG – Sebanyak 50 warga dari Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong mendapatkan layanan operasi katarak gratis melalui kegiatan Bakti Sosial Republik Indonesia (RI) Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup, Sabtu (17/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Pelaksanaan bakti sosial ini mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong bersama pemerintah provinsi, kementerian terkait, serta sejumlah instansi lainnya.
Dari total 50 penerima manfaat, sebanyak 46 orang berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, sedangkan masing-masing dua orang berasal dari Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong. Pelayanan ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan tanpa terbebani biaya operasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si., Asisten II Provinsi Bengkulu R.A. Denni, S.H., M.M., Kepala Dinas Sosial Dr. H. Hambali, S.Pd., M.Pd., M.H., Kepala Dinas Kesehatan drg. Asep Setia Budiman, Direktur RSUD Curup Nova Friska Elianti, M.Kes., serta Ketua Sentra Dharma Guna Bengkulu Hari Setiadi. Turut hadir dokter spesialis mata dan sejumlah undangan lainnya.
Ketua Sentra Dharma Guna Bengkulu, Hari Setiadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan bakti sosial tahap kedua. Program ini difokuskan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Menurut Hari, penerima manfaat diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu yang termasuk kelompok desil 1 dan desil 2. Sementara itu, masyarakat dari kelompok desil 3 masih dapat dipertimbangkan sebagai penerima manfaat dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat.
“Peserta untuk saat ini sebanyak 50 orang, mayoritas dari Kabupaten Rejang Lebong, dan juga mengakomodasi masyarakat dari Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong,” ujar Hari.
Selain mendapatkan layanan operasi katarak, para penerima manfaat juga menerima bantuan nutrisi berupa susu dan beras. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat selama menjalani masa pemulihan setelah operasi.
Pemprov Bengkulu Apresiasi Kolaborasi Pelayanan Kesehatan
Asisten II Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, menyampaikan apresiasi kepada kementerian dan seluruh pihak yang telah menginisiasi serta mendukung pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarpemerintah dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat akses pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Ia juga menyampaikan pesan Gubernur Bengkulu agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia. Pemerintah daerah, lanjutnya, berupaya membantu warga yang membutuhkan penanganan medis, termasuk pasien yang harus menjalani pengobatan ke luar daerah.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk pengobatan di luar wilayah, pemerintah dapat memfasilitasi sesuai ketentuan melalui koordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Jangan ragu-ragu dan jangan sungkan kalau sakit untuk berobat. Pemerintah daerah memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Pemkab Rejang Lebong Dorong Program Berkelanjutan
Sementara itu, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Asisten I Bobby Harpa Santana menegaskan komitmen pemerintah kabupaten dalam mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bobby menjelaskan, pelaksanaan operasi katarak tahap kedua di Kabupaten Rejang Lebong merupakan hasil koordinasi sejumlah pihak, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD Curup, Baznas, pemerintah provinsi, hingga kementerian terkait.
Ia menerangkan bahwa kegiatan tahap pertama sebelumnya dilaksanakan di Kota Bengkulu. Pada tahap kedua, pelaksanaan didorong berlangsung di Kabupaten Rejang Lebong agar masyarakat setempat lebih mudah menjangkau pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan bakti sosial seperti ini. Kami berharap ke depannya semakin banyak kegiatan dari kementerian yang dapat membantu masyarakat Rejang Lebong,” ungkap Bobby.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di Rejang Lebong juga memberikan kesempatan kepada masyarakat dari Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong untuk memperoleh manfaat pelayanan kesehatan tersebut.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Pemkab Rejang Lebong berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta berbagai pihak terkait dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dan membantu semakin banyak masyarakat kurang mampu mendapatkan penanganan medis yang layak.
Dengan adanya operasi katarak gratis ini, masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan diharapkan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas penglihatan, menunjang aktivitas sehari-hari, serta meningkatkan kualitas hidup. (Red)














