MANUVER – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM) melalui peresmian gedung Sentra IKM Olahan Ikan “UP Melati”. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE., MAP, dan disertai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara para pelaku IKM dan Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Utara di Kecamatan Padang Jaya pada kamis (8/5/2025).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perdagangan Ir. Siti Qoriah menyampaikan bahwa gedung Sentra IKM Olahan Ikan “UPI Melati” dibangun pada Tahun 2024 melalui alokasi anggaran DAK dari Kementerian Perindustrian yang disalurkan melalui Dinas Perdagangan Bengkulu Utara. Gedung tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan IKM, khususnya yang bergerak di sektor olahan ikan dan pangan.

“Gedung ini dilengkapi fasilitas produksi dan pelatihan yang akan dimanfaatkan oleh pelaku IKM. Kami berharap fasilitas ini menjadi pusat produktivitas dan pelatihan yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Siti Qoriah Rosydiana.

Sementara itu Bupati Bengkulu Utara, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa peresmian ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pelaku IKM di daerah. Ia juga mengapresiasi kolaborasi masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

“Bangunan ini tidak hanya simbol pembangunan, namun harus menjadi pusat kegiatan produktif. Potensi besar perikanan di kawasan ini harus diolah maksimal. Warna biru-putih gedung ini melambangkan semangat muda untuk membangun ekonomi kreatif yang berdaya saing,” terang Bupati.

Bupati juga menyoroti pentingnya integrasi antara Sentra IKM dengan Pasar Purwodadi yang akan segera diresmikan. Kedua fasilitas ini diharapkan menjadi pusat ekonomi yang strategis bagi Bengkulu Utara.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada pihak yang telah bergotong royong dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia mengingatkan bahwa gedung yang sudah di bangun merupakan aset pemerintah daerah dan harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.

“Pemerintah menyediakan fasilitas, dan pelaku usaha harus memanfaatkannya dengan baik. Jika dua tahun ke depan tidak ada kemajuan, tentu akan menjadi beban. Namun saya yakin, dengan pengelolaan baik, industri kreatif kita akan tumbuh kuat,” tambahnya.

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Kapolsek Padang Jaya, Kadis Kominfo, unsur Tripika Kecamatan Padang Jaya, Kepala Desa se-Kecamatan Padang Jaya, serta para tamu undangan lainnya.

Setelah prosesi peresmian dan penandatanganan MoU, rombongan Bupati meninjau langsung fasilitas produksi di dalam gedung Sentra IKM Olahan Ikan UPI Melati. (**)