MANUVER – Plt Kadis Ketahanan Pangan BU, Abdul Hadi, S.Pt, M.Si, soal prediksi kondisi lonjakan kebutuhan pangan di daerah jelang momentum Natal, tahun baru dan bulan ramadhan? Mengaku, selain tetap mempertahankan program-program improvisasi seperti yang berjalan kini. Koordinasi lintas sektor juga dilakukan, salah satunya dengan Bulog.
“Daerah tetap memiliki skenario itu. Selain terus menjalankan improvisasi yang sudah berjalan selama ini. Karena titik tekan semuanya adalah menjaga laju inflasi dan menjaga daya beli di masyarakat,” jabarnya.
Kepala Gudang Bulog Taba Tembilang, Henopi, saat dibincang bilang kini usai penyaluran Bantuan pangan periode Desember sebanyak 350,5 ton. Pasokan beras di gudangnya pun masih ada di jumlah 701 ton.
“Dalam perjalanan, akan didroping lagi dari Bulog Lampung sekitar 600-an ton,” ungkapnya.
“Dari sisi stok, sudah mencukupi kebutuhan minimal 3 bulan,” jelasnya lagi memungkas.
Untuk Informasi, Pendirian Perum BULOG tidak lepas dari keberadaan lembaga sebelumnya yaitu Badan Urusan Logistik (BULOG). Sebab, Perum BULOG merupakan hasil peralihan kelembagaan atau perubahan status hukum Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bentuk Perusahaan Umum (Perum). (**)









