Manuver.co,id, Jakarta – Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini untuk mencegah penyakit kronis dan menurunkan angka kematian akibat penyakit tidak menular.
Melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik Rabu (22/10/2025), ia menjelaskan bahwa pembiayaan kesehatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, selalu mengalami inflasi yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi (GDP).
“Inflasi kesehatan selalu meningkat lebih cepat daripada pertumbuhan ekonomi. Ini terjadi di semua negara, dan tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan usia harapan hidup,” kata Dante.
Sebagai perbandingan, ia menyebutkan bahwa di Amerika Serikat, pembiayaan kesehatan per individu mencapai 11.000 dolar per tahun dengan angka harapan hidup 78 tahun. Di Jepang, pembiayaan sebesar 4.400 dolar per individu menghasilkan harapan hidup hingga 84 tahun.
Sementara di Indonesia, pembiayaan kesehatan per individu baru sekitar 150 dolar per tahun, dengan angka harapan hidup 71 tahun. Artinya, kita harus lebih efisien dan cerdas dalam membelanjakan pembiayaan kesehatan untuk bisa memperpanjang usia harapan hidup.
Untuk mencapai hal tersebut, kuncinya adalah deteksi dini terhadap penyakit penyebab kematian tertinggi seperti jantung, stroke, diabetes, dan hipertensi.
“Caranya sederhana, lakukan pemeriksaan kesehatan sebelum komplikasi terjadi. Itulah dasar dari inisiatif Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas oleh Bapak Presiden,” kata Dante.
Hingga pertengahan Oktober 2025, program CKG telah mencatat 44.910.083 pendaftar, dengan 41.899.205 orang hadir dan mendapatkan pelayanan di seluruh Indonesia. Cakupan ini mencerminkan antusiasme dan kesadaran masyarakat yang terus meningkat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
“Angka ini luar biasa. Lebih dari 41 juta masyarakat sudah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis. Ini menunjukkan gerakan pencegahan penyakit sudah mulai menjadi budaya,” ujar Dante.
Ia mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif menyosialisasikan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.
“Tolong bantu sampaikan ke masyarakat bahwa cek kesehatan itu bukan untuk orang sakit, tapi supaya mereka tidak sakit. Kalau masyarakat sadar periksa sebelum sakit, angka kematian bisa turun, dan Indonesia akan menjadi negara yang lebih sehat,” kata Dante. (Red)


















