Wakil Ketua 2, Herliyanto Hazadin

BENGKULU UTARA –  Di APBD tahun 2024, statemen organisasi persatuan perangkat desa indoensia (PPDI) Bengkulu Utara dan ketua PPDI Provinsi Bengkulu akan memperjuangkan kembali yang sempat di potong dalam penanggulangan pandemi Covid 19 sebelumnya mengenai hasil Silatda sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Herliyanto, yang dikenal dengan nama Baaf, pada hari Senin, 6 November 2023.

Herliyanto, S.IP, wakil ketua II DPRD Kabupaten Bengkulu Utara provinsi Bengkulu dan ketua DPC Gerindra, berharap dapat berkomitmen dengan tim anggaran pemerintah daerah (Eksekutif) untuk mengembalikan anggaran untuk tunjangan kinerja dan tunjangan BPJS kesehatan perangkat Desa.

Lanjut Herliyanto, pihak lembaga DPRD Bengkulu Utara, mendukung penuh pengembalian anggaran tunjangan kinerja maupun tunjangan BPJS kesehatan perangkat Desa sebesar anggaran sebelum terjadi bencana virus Covid lalu.

“Kami pasti mendukung perjuangan para perangkat desa melalui organisasi PPDI untuk mendapatkan pengembalian anggaran tunjangan kinerja dan tunjangan BPJS kesehatan perangkat desa sebesar anggaran sebelum pandemi Covid-19. Waka II DPRD Bengkulu Utara menyatakan, “Saya rasa tergantu dengan usulan pihak eksekitif, jika perlu ditambah sesuai kemampuan anggaran APBD kita. Terpenuhinya atau tidak terpenuhinya pada APBD tahun 2024 nanti.” tandasnya. (Adv)