Kopdes Merah Putih Siap Jadi Mitra SPPG, Suplai Pangan MBG Kian Diperkuat

Manuver.co.id, Kubu Raya — Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Kubu Raya bersiap menjadi agen mitra Sentra Pangan Pangan Generasi (SPPG), khususnya dalam suplai pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, usai mengikuti Rapat Pengendalian Inflasi Daerah, Penyelenggaraan MBG, dan Program Tiga Juta Rumah yang digelar secara daring di Ruang Rapat Wakil Bupati Kubu Raya, Senin (17/11/2025) kemarin.

Yusran menjelaskan bahwa pelibatan Kopdes Merah Putih sebagai mitra SPPG sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8, yang salah satu poinnya mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat.

“Strategi ini bagian dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Mudah-mudahan dari tingkat pusat hingga daerah tetap konsisten dan berkomitmen untuk menyukseskan Inpres 9 sesuai semangat dan cita-cita Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Sekda Yusran mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 54 SPPG yang beroperasi. Dari jumlah tersebut, 20 SPPG berada di wilayah 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan), dengan total lebih dari 70 dapur SPPG yang disiapkan untuk mendukung suplai pangan MBG.

“Kini sudah ada 54 SPPG beroperasi. Dari jumlah itu, 20 SPPG berada di daerah 3T, dengan total keseluruhan lebih dari 70 dapur SPPG,” jelasnya.

Kehadiran SPPG tidak hanya memastikan ketersediaan pangan bergizi, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM, koperasi desa, dan pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok pangan.

Yusran menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya masih menunggu pengembangan SPPG tambahan untuk memperkuat pelayanan di wilayah 3T Kubu Raya.

“Kita juga menunggu untuk daerah 3T seperti Kubu, Terentang, Teluk Pakedai, hingga KMB Sungai Ambawang. Mungkin ada sekitar 50 atau 60 titik tambahan yang disiapkan untuk daerah 3T tersebut,” terangnya.

Dengan adanya penambahan titik SPPG di wilayah tersebut, akses pangan bergizi diharapkan semakin merata, terutama bagi masyarakat di daerah yang masih menghadapi keterbatasan layanan dasar dan infrastruktur.

Sebagai mitra SPPG, Kopdes Merah Putih akan berperan penting dalam suplai pangan MBG, mulai dari pengadaan, pengolahan, hingga distribusi pangan lokal. Model ini diharapkan dapat meningkatkan daya serap produk pertanian lokal, menggerakkan ekonomi desa berbasis koperasi, dan menjamin rantai pasok pangan bergizi yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan agar implementasi Inpres 9, program MBG, dan penguatan SPPG memberi manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa. (Red)