HUT ke-12 TransJakarta, Dampak Ekonomi Tembus Rp73,8 Triliun

Manuver.co.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi kinerja TransJakarta yang terus berkembang sebagai tulang punggung transportasi publik ibu kota, dengan kontribusi ekonomi mencapai Rp73,8 triliun serta melayani sekitar 1,4 juta penumpang setiap hari.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 PT Transportasi Jakarta di Halte TransJakarta Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). Mengusung tema “Melangkah Lebih Jauh, 12 Tahun Menghubungkan Kehidupan Jakarta”, momentum ini menjadi penanda peran strategis TransJakarta dalam sistem mobilitas perkotaan.

Gubernur Pramono menegaskan, capaian tersebut menunjukkan kontribusi besar TransJakarta terhadap pembangunan transportasi Jakarta. Ia juga mengutip hasil survei internasional yang menempatkan Jakarta di peringkat ke-17 dunia dalam infrastruktur transportasi, serta posisi kedua di Asia setelah Singapura.

“Dengan capaian tersebut, TransJakarta telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi sistem transportasi di Jakarta,” ujarnya.

Ia menambahkan, investasi di sektor transportasi melalui TransJakarta memberikan dampak ekonomi signifikan, di mana setiap Rp1 triliun investasi mampu menghasilkan sekitar Rp3,2 triliun bagi perekonomian. “Momentum ini harus dijaga. Semakin besar TransJakarta, harapan publik pun semakin tinggi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, mendukung penegakan disiplin operasional dan keselamatan, termasuk pemberian sanksi tegas kepada operator maupun pramudi yang lalai.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyampaikan bahwa dukungan terhadap penguatan transportasi publik diwujudkan melalui alokasi Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp4,8 triliun atau sekitar 5,99 persen dari APBD.

“Setiap Rp1 triliun PSO memberikan dampak ekonomi sekitar Rp3,2 triliun. Ini merupakan bentuk imbal balik pemerintah kepada masyarakat atas kontribusi pajak,” ujarnya.

Ia menilai, sektor transportasi merupakan salah satu komponen pengeluaran terbesar rumah tangga, sehingga kehadiran layanan publik yang terjangkau dan berkualitas menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-12, TransJakarta terus memperkuat layanan melalui berbagai inovasi, termasuk pembukaan rute baru seperti Cawang–Cikarang untuk mendukung mobilitas pekerja. Layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta juga menunjukkan kinerja positif dengan melayani 18,9 ribu pelanggan dalam 13 hari selama periode mudik Lebaran 2026.

Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan peningkatan kualitas layanan turut dilakukan melalui program Transjakarta Akademi guna memperkuat kompetensi pramudi.

“Sebanyak 125 peserta telah dipersiapkan untuk mendukung peremajaan pramudi Mikrotrans melalui program ini,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 20 pramudi terbaik akan mengikuti program pertukaran ke Jepang sebagai bagian dari upaya peningkatan standar pelayanan dan profesionalisme.

Melalui berbagai capaian tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta optimistis TransJakarta akan terus berkembang sebagai sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi kebanggaan warga Jakarta. (Red)