Kediri – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo meninjau pembangunan bandara dan stadion baru di Kabupaten Kediri, Jumat (22/9) sore. Didampingi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, kunjungan Menpora diawali dari Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Sebelum meninjau langsung ke lapangan, Menpora Dito mendengarkan pemaparan dari pihak pengembang. Disampaikan bahwa pembangunan bandara yang terletak di Grogol Wetan, Grogol, Kecamatan Grogol ini sudah mendekati selesai. Dengan target operasi komersial pada Desember mendatang.

Dengan mengenakan alat pengaman diri, Menpora lantas melihat-lihat progres pembangunan bandara, khususnya di bagian terminal. Dari perbincangan dengan Bupati Hanindhito, diketahui bahwa keberadaan bandara dengan landas pacu 3.300×60 meter ini lebih ditujukan untuk embarkasi jemaah haji.

Selepas meninjau pembangunan bandara, Menpora Dito bersama rombongan lantas beranjak melihat proyek Stadion Baru Kabupaten Kediri yang tak jauh dari bandara di Bulusari, Kecamatan Tarokan. Stadion ini dibangun di lahan seluas 10 hektare,  sementara luas bangunannya 2,3 hektare, yang konon dibangun sesuai standar FIFA.

Usai peninjauan, Menpora Dito memberikan apresiasi atas proyek bandara dan stadion di Kabupaten Kediri tersebut. Apalagi jarak keduanya berdekatan.

“Pembangunan infrastruktur seperti ini yang perlu kita lihat dan kita dorong kepada kepala daerah-kepala daerah lainnya,” tutur Menpora.

Menpora Dito meyakini stadion yang tengah dibangun ini bakal bisa dimaksimalkan untuk penyelenggaraan event-event olahraga. Apalagi berdasarkan informasi yang diterimanya, stadion ini dibangun dengan konektivitas dan standar internasional.

“Bukan hanya Kediri saja, namun keberadaan stadion ini bisa mengangkat nama Jawa Timur secara keseluruhan,” kata Menpora.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang mendampingi Menpora Dito mengatakan, pihaknya terus memantau dan mengevaluasi progres pembangunan bandara dan stadion. Dalam hal ini pihaknya memastikan tidak boleh terjadi deviasi atau kondisi minus dalam linimasa proyek.

“Untuk progres pembangunan stadion tadi struktur bangunan sudah mulai terlihat. Kami nanti pastikan di Oktober akhir harus sudah lebih terlihat lagi. Nanti kami evaluasi lagi, per minggunya kami evaluasi,” sebut Bupati.

Selain peninjauan bandara Menpora Dito dan Bupati juga mendiskusikan perihal perkembangan olahraga di Kabupaten Kediri. Di antaranya kemungkinan Kabupaten Kediri mengajukan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di 2027 atau 2029.

“Dan tidak menutup kemungkinan juga untuk tuan rumah PON,” sebut Bupati. (Red)