BOYOLALI – Sejak Lebaran hari kedua, Selasa (1/4/2025), Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali sudah langsung ramai didatangi pengunjung. Hingga hari ketiga dibukanya destinasi wisata tersebut di momen Lebaran ini, Kamis (3/4/2025), jumlah pengunjung terus meningkat.
Kepala UPT Pengelola Wisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali, Nanik Saryanti, menyampaikan pada hari pertama dibuka di momen Lebaran atau Lebaran hari kedua, Selasa (1/4/2025), jumlah pengunjung di destinasi wisata religi tersebut mencapai sekitar 200 orang hingga mendekati 300 orang.
Kemudian di hari berikutnya, Rabu (2/4/2025), jumlah pengunjung lebih dari 300 orang. Kemudian pada Kamis, sekitar pukul 10.00 WIB, jumlah pengunjung telah mencapai 151 orang.
“Lebaran tahun ini memang sengaja kami buka mulai Lebaran kedua. Ini baru kali pertama, sebelumnya kami di hari Lebaran kemudian Lebaran kedua, kami tutup. Ternyata pada Lebaran kedua pun sudah ada pengunjung. Untuk jumlahnya [pengunjung] terus meningkat, dan semoga hari ini juga lebih banyak lagi,” kata dia saat ditemui Espos di destinasi Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali, Kamis.
Dia menyampaikan pengunjung yang datang bukan hanya dari Boyolali dan sekitarnya. Beberapa rombongan juga datang dari Tasikmalaya, Pekalongan, dan lainnya.
Disebutkan Nanik, pada Lebaran tahun ini para pengunjung bisa melihat beberapa bagian atau replika yang ada.
Beberapa fasilitas baru seperti replika Raudhah dan replika makam Nabi Muhammad SAW di area Masjid Nabawi, sudah tersedia setelah terselesaikannya pembangunan tahap ketiga, Desember 2024 lalu. Selain itu penambahan pohon kurma juga dilakukan.
Selain pengunjung yang datang di momen Lebaran, lokasi tersebut juga sudah mulai menerima pemesanan untuk kegiatan manasik haji di antaranya pada tanggal 5 April dan 7 April.
Dari ketika kelompok yang memesan di tanggal tersebut total hampir 600 orang. “Itu dari data per kemarin [Rabu],” kata dia.
Selain itu, pada 19 April juga akan ada kegiatan manasik calon haji dari Kabupaten Boyolali dengan jumlah sekitar 700 orang. Meski begitu pengunjung umum tetap bisa dilayani.
Di sisi lain dia mengatakan untuk jumlah pengunjung rata-rata di luar Lebaran sekitar 500-700 orang. Kemudian pada Sabtu-Minggu bisa mencapai 1.000-2.000 orang.
Salah satu pengunjung, Syaiful, mengatakan hari itu merupakan pengalaman kali pertamanya datang ke Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali. Pemudik dari Bandung itu mengaku terkesan dengan destinasi-destinasi wisata yang ada di Boyolali dan sekitarnya, yang tidak dia temui di Bandung.
“Kebetulan kami setelah tiba di Boyolali, kemarin sempat ke area Boyolali City Light, waktu pembukaan dan ketemu Pak Bupati. Kemudian kemarin ke Cokro, Klaten. Ini sebelum pulang, kami ke sini [Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali]. Ya cukup seru, karena seperti ini belum ada di Bandung,” kata dia. (**)


















