Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan hadir dengan memberikan akses kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk dapat meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas lapangan kerja. Seperti yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu yang membantu UMKM memasuki pasar ekspor dengan memberikan pendampingan dan asistensi.

Asistensi DJBC melibatkan edukasi tentang prosedur kepabeanan ekspor, pemahaman terhadap peraturan dan ketentuan terkait ekspor, pemberian solusi atas kendala-kendala yang mungkin timbul, sosialisasi fasilitas kepabeanan dan prosedur, serta koordinasi dengan Kementerian/Lembaga dan instansi daerah terkait.

Sebagai contoh, Bea Cukai Malang yang memberikan asistensi kepada UMKM MBA Workshop Indonesia untuk merealisasikan ekspor perdana fiberglass untuk badan mobil ke Amerika Serikat. Tim Klinik Ekspor Bea Cukai Malang yang dipimpin oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Dwi Prasetyo Rini menjelaskan bahwa berkat asistensi yang dilakukan, dalam ekspor perdananya MBA Workshop berhasil mengirimkan sebanyak 1 kontainer berukuran 20 feet FCL dengan berat total 550kg dan nilai ekspor Rp107.405.900.

“Diharapkan ekspor perdana ini dapat memacu dan memberikan motivasi kepada UMKM lain di wilayah Malang Raya agar dapat merealisasikan ekspornya,” pungkas Dwi. (Red)